Jumat, 22 April 2011

Analisa SWOT Sony Corporation



Sony Corporation adalah perusahaan konglomerat multinasional berpusat di Minato, Tokyo, Jepang, dan merupaakn salah satu konglomerat media terbesar di dunia dengan pendapatan lebih dari ¥ 7,730.0 miliar (FY2008). Saony adalah salah satu pemimpin elektronik manufaktur, video, komunikasi, video game consoles, dan produk teknologi informasi untuk konsumen dan pasar profesional. Nama Sony diadaptasi dari sonus, bahasa latin yang berarti suara.

Perusahaan Sony adalah unit bisnis elektronik dan induk perusahaan dari Sony Group, yang mana merupakan kesatuan pada bisnis dengan lima segmen operasional-elektronik, games, hiburan (gambar bergerak dan musik), layanan keuangan dan lainnya. Ini membuat Sony menjadi salah satu perusahaan hiburan komprehensif di dunia.

Bisnis utama Sony adalah Sony Corporation (Sony Electronics in the U.S.), Sony Pictures Entertainment, Sony Computer Entertainment, Sony Music Entertainment, Sony Ericsson, and Sony Financial. Sebagai pembuat semiconductor, Sony berada diantara Worldwide Top 20 Semiconductor Sales Leaders. Sony memiliki slogan “like no other”.

Strenght(kekuatan)

Salah satu kekuatan terbesar Sony adalah kemampuan mereka untuk menghasilkan yang inovatif, produk yang berkualitas. Web Sony menyatakan Halaman "inovasi Sony telah menjadi bagian dari budaya mainstream, termasuk: pita magnetik pertama dan tape recorder di 1950; radio transistor pada tahun 1955; pertama TV dunia semua transistor-set pada tahun 1960; pertama warna dunia video perekam kaset pada tahun 1971; stereo Walkman pribadi pada tahun 1979; Compact Disc (CD) pada tahun 1982; 8mm camcorder pertama tahun 1985, sedangkan Minidisk (MD) pemain pada tahun 1992; sistem permainan PlayStation pada tahun 1995; digital Mavica kamera pada tahun 1997; Digital Versatile Disc (DVD) player pada tahun 1998; dan Jaringan Walkman player musik digital pada tahun 1999"(Sony.com/id/perusahaan).

PC World menerbitkan The 20 Produk Paling Inovatif untuk Tahun 2006. Sony Reader terdaftar sebagai nomor enam dan Sony PlayStation terdaftar sebagai nomor enam belas. Sony Corporation telah berhasil menjadi kompetitif dan tetap organisasi yang kuat dengan belajar dari kegagalan masa lalu. Sony menyatakan sebagai berikut: "Sony telah belajar banyak dari produk gagal sebelumnya. Komputer MSX Sony rumah, misalnya, tidak mencapai tingkat keberhasilan yang memuaskan. Namun, hal itu mengajar insinyur pembangunan Sony berharga tahu-bagaimana yang akan diterapkan dalam tahun kemudian. Akibatnya, insinyur ini menjadi sumber daya hayati, merupakan daya laten dalam Sony yang tidak ada Pada perusahaan AV yanglain "(Sony.net).

Kekuatan lain Sony adalah kemampuan mereka untuk menjadi sukses di pasar yang berbeda. Mereka telah membuat dampak di pasar video game, pasar PC, dan khususnya pasar televisi dan masih banyak lainnya.

Weakness(Kelemahan)

Sony terbesar dan paling baru kelemahan mereka adalah kurangnya inovasi dengan PS3. Sony berfokus pada teknologi digital ketika membangun PS3 dan memiliki kemampuan untuk mengekspor video dalam definisi tinggi. Namun teknologi ini hanya dapat dilihat pada TV definisi tinggi sehingga banyak orang bahkan tidak akan dapat melihat potensi penuh yang ditawarkan. Kejatuhannya lain untuk PS3 adalah harga, yang baru-baru ini Sony telah diturunkan dengan $ 100. Namun kelemahan dari PS3 bahkan lebih dalam ketika mempertimbangkan berbagai pilihan video game. Sebagian besar permainan yang tersedia adalah semua permainan penembak orang pertama, yang menarik bagi pasar tertentu. Ada beberapa permainan yang menarik ke bagian yang berbeda dari gamer video. Eksekutif Sony menegaskan bahwa mereka tahu bahwa mereka perlu melakukan lebih dari harga yang lebih rendah untuk merayu konsumen kembali kemerek lesu nya video game.

Opportunities(Peluang)

Sony mencari banyak peluang yang memanfaatkan kekuatan inovasi. Di Sony Ericsson, desain adalah lebih dari sekedar mencari produk yang baik: itu diintegrasikan ke dalam setiap langkah dalam proses - fitur cerdas, aplikasi yang user-friendly, bahan inovatif dan, tentu saja, tampilan visual yang menarik. Desain merupakan pembeda penting apabila membandingkan produk- mobilekomunikasi.

Sony Reader, perangkat harapan raksasa elektronik konsumen adalah draft awal bagaimana dunia akan membaca buku-buku di masa depan, inovasi lain yang Sony menggunakan sebagai kesempatan untuk memasuki pasar baru. Download buku-buku umum biaya 20 hingga 30 persen kurang dari rekan-rekan mereka mati-pohon, yang juga pengaturan standar pada apa yang diharapkan dalam hal produk-produk baru yang mendorong perangkat ramah lingkungan.

Salah satu proyek CSL lainnya paling mungkin berhasil adalah sepotong kecil yang bagus dari perangkat lunak grafis untuk ponsel oleh Ivan Poupyrev. Ini mungkin tidak kedengarannya tidak banyak, tetapi kemampuan untuk menggambar ikon realistis dan avatar langsung pada telepon standar (non-touchscreen) ini yakin akan menambah daya tarik bagi pengguna situs jaringan sosial mobile.

Meskipun ada terlalu banyak pada layar saat ini untuk menutupi secara mendalam di sini, ada penekanan yang jelas tentang apa yang banyak memprediksi akan menjadi teknologi ledakan beberapa tahun ke depan - jaringan sosial dalam segala bentuknya.

Threats(Ancaman)

Ancaman umum yang dihadapi setiap perusahaan dalam penjualan adalah kompetisiSony Vaio adalah inovasi terbaru di komputer notebook. The various models range in price from $845 - $2300. Berbagai model harga berkisar dari $ 845 - $ 2300. Namun, Dell memiliki reputasi besar ketika datang ke laptop mirip dengan Vaio dan memiliki jangkauan yang lebih luas untuk memilih dari notebook, belum lagi bahwa Dell juga menjadi top seller ketika datang ke komputer desktop. Selain itu, biaya komputer notebook Dell tampaknya memiliki label harga yang lebih rendah daripada banyak model Sony Vaio.
pesaing Sony di industri game adalah Nintendo dan Microsoft. PlayStation 3 penjualan telah jatuh di belakang baru-baru ini. Pada tahun 2007, 82.000 PS3s telah terjual dan 360.000 Nintendo Wiis.

Di pasar televisi LCD, Sony unggul tapi masih menghadapi beberapa persaingan yang kuat, termasuk Samsung, Sharp, Panasonic dan banyak lagi. Banyak dari merek yang sama muncul di pasar Sony DVD player yang harus bersaing dengan sony.

Persaingan tidak hanya ancaman yang dihadapi Sony. Sony baru-baru ini harus membuat permintaan maaf kepada publik tentang penggunaan latar belakang dalam video game kekerasan, Sony menggunakan Katedral Manchester di barat laut Inggris dalam permainan video, yang menampilkan adegan pertempuran senjata berdarah antara tentara Amerika dan asing. Sony membuat permintaan maaf, formal publik pada tanggal 6 Juli 2007. Namun, ketika diminta menarik permainan atau memberikan donasi kepada kelompok masyarakat, mereka menolak.

Langkah Perbaikan

Menyongsong outlook perekonomian yang buruk di depan, Sony mengambil beberapa kebijakan strategis demi memperbaiki kinerja finansialnya. Sony melakukan kajian terhadap rencana investasinya, dan memutuskan beberapa perubahan. Pertama, Sony memangkas pengeluaran investasinya dengan cara outsourcing manufaktur sensor image CMOS yang digunakan pada ponsel. Kemudian, Sony juga menunda ekspansi pabriknya di Slovakia, menyusul anjloknya permintaan akan televisi. Dengan langkah-langkah tersebut, Sony berencana untuk memangkas investasi pada bisnis elektronik sebanyak 30% hingga 31 Maret 2010.

Sony rencananya juga akan memangkas produksi pada dua pabrik, salah satunya adalah Sony Dax Technology Center di Prancis, yang memproduksi tape dan media rekaman lainnya. Sementara itu target hingga Maret 2010, Sony akan memangaks jumlah pabrik manufakturnya sebanyak 10%. Kemudian, sebagai salah satu langkah efisiensi, Sony juga berencana untuk melakukan PHK terhadap 8,000 orang dari sekitar 160,000 karyawan di seluruh dunia saat ini.

Lebih Baik Strategy

Seiring dengan outlook perekonomian yang semakin buruk akibat lemahnya permintaan konsumen, maka kompetisi di pasar juga semakin ketat. Persaingan antar produsen akan semakin ganas dalam rangka memperebutkan kue pasar (market share). Strategi apa yang mungkin bisa ditempuh oleh Sony dalam menghadapi persaingan yang ketat ini?

Bisnis elektronik merupakan bisnis yang bakalan memperoleh pukulan terberat seiring dengan melemahnya kondisi perekonomian. Dari segala lini produk, persaingan yang berat juga menghadang Sony. Mulai dari televisi, handycam, kamera digital, hingga ponsel, pesaing-pesaing Sony mendekat dengan penawaran yang tidak kalah menarik.

Salah satu opsi penting yang perlu dipertimbangkan oleh Sony adalah: memangkas harga beberapa produknya. Sebelumnya, Sony sudah pernah menerapkannya pada PlayStation 3, dan hal ini terbukti berhasil, seiring dengan lonjakan penjualan pada bisnis Games. Kedua, Sony juga rasanya perlu untuk lebih berinovasi, karena di beberapa area, persaingan yang semakin ketat menjadikan persaingan harga menjadi tidak relevan lagi. Sony Ericsson, misalnya kalah dibandingkan dengan Nokia dalam hal memproduksi low-end phone yang berharga murah.

Kemudian, seiring dengan baiknya penjualan bisnis Games Sony, sepertinya Sony bisa lebih mengandalkan bisnis ini di masa depan. Bisnis ini menjanjikan proporsi penjualan yang lebih besar dibandingkan dengan bisnis lainnya, terutama dengan bisnis elektronik dan ponsel yang sepertinya punya outlook lebih suram

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar